![]() |
![]() |
|||||||
Mengapa Kami Memilih? Salah satu dari empat strategi program YSIK yang direncanakan dan dilakukan untuk tahun 2008 adalah penggalangan dana publik terbatas untuk memperkuat endowment fund YSIK, untuk memperkuat keberlanjutan dukungan bantuan/hibah kecil YSIK untuk pengembangan inisiatif-inisiatif strategis kemanusiaan. Hal ini kami lakukan dengan melihat perubahan yang terjadi dalam beberapa hal berikut : Situasi dan trend pelanggaran hak asasi manusia (hak-hak dasar Sipil, Politik dan Ekonomi,Sosial dan Budaya selalu bersinggungan erat dgn situasi ‘kemiskinan’. Kecenderungan ini selalu membuka potensi pelanggaran hak-hak asasi lebih besar pada orang miskin yang selalu berada dalam posisi tak berdaya. Untuk itu perlu dikembangkan program-program penanggulangan untuk kalangan masyarakt yang terpinggirkan dengan pendekatan berbasis pemenuhan hak hak dasar /right based approach untuk mengatasi persoalan ini Situasi trend pola pendanaan dari funding telah berubah dengan keterbatasan model/pola –pola arus utama pendanaan. Hal ini menimbulkan sekat-sekat akses yang membesar untuk ornop yang kecil, baru tumbuh, tidak formal dan hanya memiliki memiliki sumberdaya yang terbatas. Sumberdaya itu meliputi informasi, sumberdaya manusia, dana dan waktu. Kesenjangan semakin melebar karenan tuntutan-tuntutan administratif, keterbatasan manajemen dimana ornop kecil cenderung dianggap tidak effektif dan effisien dan tidak memiliki dampak. Trend filantropis baru yang berkembang serta membesarnya lapisan masyarakat potensial yang bersedia dan mau menyumbang model penggalangan dana yang tidak konvensional. Dimana donasi tidak sekedar karitatif tetapi juga pemberdayaan yang berguna untuk aksi preventif/pencegahan dengan visi jauh kedepan. Perubahan terakhir, muncul dan tumbuh suburnya arus bawah sehingga dukungan perlu diberikan bagi inisiatif strategis lokal lapis akar rumput, komunitas basis yang bekerja dengan pola resistensi perlawanan pada ‘arus utama/main-stream’ guna mencari alternatif baru.
Kecil itu indah, namun hibah-hibah kecil itu sangat mudah dan seringkali dilupakan, padahal sesungguhnya yang dukungan kecil-kecil itu tetap dibutuhkan dengan alasan program dan kebutuhan segera dan tentu saja seringkali memang kebutuhannya juga kecil. Hal ini lebih berarti memenuhi kebutuhan pada konteksnya. Seringkali lokalitas menyebabkan kontrol sosial yang sangat effektif dan effisein. Jaringan aksi yang lebih utamanya mengandalkan kepercayaan tetap diperlukan. Bantuan hibah kecil lebih memiliki fleksibilitas, kecepatan dan kemudahan administrasi dan akses. Realita dilapangan, hal diatas seringkali sangat diperlukan karena pertimbangan strategis dimana butuh tanggapan/respons yang cepat atas situasi/tantangan lokalitas yg sangat dinamis. Itulah yang menjadi kekuatan YSIK
|
||||||||
|
|
||||||||
Editorial |
||||||||